Aliran air yang tiba-tiba melemah atau mati total bisa disebabkan oleh beberapa faktor:

a. Gangguan Pemeliharaan: Terkadang, Perumda AM harus melakukan perbaikan atau pemeliharaan pipa dan jaringan distribusi air, sehingga aliran air sementara waktu terhenti atau melemah.

b. Normalisasi setelah pengerjaan kebocoran jaringan atau kendala di produksi.

c. Puncak Pemakaian: Pada jam-jam tertentu (seperti pagi hari), banyak pelanggan yang menggunakan air secara bersamaan, sehingga tekanan air menurun di beberapa lokasi.

d. Kebocoran atau Kerusakan Pipa: Kebocoran pada jaringan pipa distribusi dapat menyebabkan gangguan suplai air di daerah tertentu.

e. Beberapa wilayah tertentu dilakukan pengaturan waktu pengaliran dan durasi (lamanya) pengaliran. Hal ini untuk mendapatkan tekanan air yang cukup, sehingga pengaliran dapat dilakukan. (Penjelasan tidak bersifat umum, perlu diteliti dahulu sumber masalahnya).